Kepada atlet sepak bola wanita yang berlaga dipertandingan ini Koyem berpesan, agar senantiasa menjunjung asas fairplay dan siapapun pemenangnya persahabatan yang terutama.
Saat diwawancarai Kalimantanlive.com. usai acara, H. Nadalsyah menjelaskan, bahwa kegiatan ini sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari.
“Beberapa waktu yang lalu, Ketua PSSI (Erik Thohir) ketika meeting (rapat) di kantor beliau di BUMN Jakarta meminta saya untuk sesekali melaksanakan kegiatan di sini, Muara Teweh, karena selama ini sudah cukup banyak kegiatan kita lakukan diberbagai daerah di Indonesia,” ucap Koyem.
Acara seremonial pembukaan ini di isi dengan pertunjukan tarian daerah khas suku Dayak yang dibawakan oleh Sanggar Tari Huma Pambelum SMAN 2 Muara Teweh.
Dalam acara pembukaan ini, juga dipertandingkan antara Tim Arema dan Tim Adyaksa yang berlangsung di bawah guyuran hujan lebat, kilat serta petir. Dalam basah kuyup, semangat para pemain di atas lapangan sama sekali tidak surut. Pertandingan ini menghasilkan kedudukan imbang 0 – 0, meskipun banyak terjadi kesempatan gol yang nyaris tercipta.
Turnamen ini disiarkan secara langsung oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan diliput oleh banyak media pers.
Hadir pula dalam acara ini Ketua KONI Barito Utara Dedy Suryana, unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Kalimantan Live/M. Gazali Noof









