Kampanye di Kelurahan Jambu Melimpah manusia, H. Nadalsyah kepada AGI SAJA : “Jangan Jadi Bos”

MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Kelurahan Jambu Barito Utara menjadi penuh dengan lautan manusia saat Kampanye terbuka AGI SAJA yang hadirkan H. Nadalsyah calon Gubernur Kalimantan Tengah nomor urut 2, pada Rabu, 13 November 2024 sore.

Di tengah terik matahari yang sangat panas menyengat, tidak kurang dari ribuan orang memenuhi lapangan kelurahan jambu pada saat itu.

Menghadirkan mantan Bupati Barito Utara 2 periode, H. Nadalsyah, ditambah lagi Akhmad Gunadi Nadalsyah dan Sastra Jaya (Agi Saja), menjadikan kampanye ini lebih istimewa dan spesial dari kampanye biasanya.

Dengan dihibur oleh deretan artis dangdut lokal Muara Teweh yang tergabung dalam Batara All Star, artis papan atas nasional Lidya Swara Bintang dan Trio Macan, suasana acara pun menjadi luar biasa menyalanya.

BACA JUGA : Kampanye AGI SAJA di Desa Trinsing dan Maranen Meledak Hadirkan Trio Macan.

Keadaan demikian semakin sempurna didukung dengan panggung konser berukuran besar yang keren.

Lapangan tempat kampanye ini sebenarnya juga pernah dipakai Gogo Helo beberapa waktu yang lalu dan juga hadirkan artis nasional. Namun perbedaan mencolok jelas terlihat, terutama perbedaan yang signifikan dari jumlah massa.

Di kampanye ini AGI SAJA juga menyampaikan program-programnya kepada masyarakat yang hadir. Baik Akhmad Gunadi Nadalsyah dan Sastra Jaya tampak bersemangat menyampaikan visi, misi serta programnya yang realistis.

Sesi yang lebih menarik lagi adalah pada saat H. Nadalsyah (Koyem) calon Gubernur Kalteng nomor urut 2 tampil memberikan orasinya.

Pada bagian ini terungkap, kenapa dirinya mempercayakan anaknya Akhmad Gunadi Nadalsyah menjadi calon Bupati Barito Utara setelah dirinya. Apakah karena rakus harta dan jabatan?

Pada saat periode kedua dirinya menjabat. Dalam lima tahun jabatannya itu, dirinya dapat membangun hanya efektif dua setengah tahun saja. Hal itu dikarenakan Covid 19. Selama dua setengah tahun pembangunan Barito Utara stagnan tanpa pembangunan fisik.

“Oleh karena itu saya mengijinkan Agi (panggilan Akhmad Gunadi Nadalsyah) untuk melanjutkan program-program saya. Kalau yang lain bisa-bisa mereka tidak mau menyelesaikannya, sehingga yang rugi masyarakat Barito Utara. Tujuannya untuk membuat saya malu, padahal yang rugi masyarakat,” ucap H. Nadalsyah.