Dia juga berpesan agar setiap muslim harus memiliki sifat pemurah dan berakhlak mulia. “Karena kata nabi, yang paling banyak tinggal di surga adalah yang pemurah dan berakhlak mulia,” jelasnya.
Di sepanjang ceramahnya, Guru Tungkal menggunakan bahasa Banjar. Sesekali dia melontarkan candaan yang memancing tawa jemaah.
Di akhir ceramahnya, dia meminta umat Islam agar menjaga persaudaraan dan menghindari perselisihan. “Karena kalau banyak musuh, kita jadi sulit berbuat baik,” tandasnya.
Kalimantanlive.com/rilis
Editor: elpian







