TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabalong menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, Selasa (19/11/2024).
Kegiatan simulasi tersebut berlangsung di Kantor Desa Batang Banyu, Kecamatan Banua Lawas, Tabalong, Kalimantan Selatan.
# Baca Juga :KPU Tabalong Sebut 9 Alasan Pemilih yang Ingin Ajukan Pindah Pemilih pada Pilkada Serentak 2024
# Baca Juga :KPU Tabalong Tetapkan No 1 Marlan-Murjani, No 2 Norhasani-Kadarusman dan No 3 Rifani-Habib Muhammad
# Baca Juga :Sosialisasi dan Rakor Kampanye Pilkada2024, KPU Tabalong Fasilitasi APK Paslon
# Baca Juga :KPU Tabalong Tetapkan DPT Pilkada 2024 Sebanyak 188.015 Tersebar di 550 TPS
Simulasi ini dilaksanakan guna memastikan seluruh pihak penyelenggara dalam hal ini KPPS di Tabalong memahami prosedur dal menjalankan tugas agar tidak adanya potensi kesalahan.
Dalam kegiatan ini terlihat jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Tabalong yang tampak hadir ke tempat hadir ke lokasi simulasi.
Selama pelaksanaannya, pemilih terlebih dahulu menyerahkan surat undangan kepada petugas KPPS. Selanjutnya petugas KPPS akan memanggil satu persatu peserta unduk mendapatkan dua surat suara.
Dalam dua surat suara berisi pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Tabalong, gubernur dan wakil gubernur Kalsel.
Setelah menerima surat suara, pemilih langsung menuju bilik suara untuk menentukan pilihannya. Usai memilih surat suara langsung dimasukkan ke dalam kota suara dan pemilih mencelupkan jari ke tinta bahwa bukti sudah mencoblos.
Anggota Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Tabalong, Syahrani mengatakan, simulasi kali ini sangat penting untuk proses pemungutan suara nanti pada 27 November 2024.
“Dengan proses simulasi ini ada beberapa catatan-catatan atau evaluasi nanti yang akan kami lakukan perbaikan setelah proses simulasi pada hari ini,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sebagai sarana sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada pemilik atau penyelenggara pemilu proses pemungutan suara.
“Kami berharap kepada seluruh stakeholder untuk ikut mensukseskan Pilkada serentak di tanggal 27 November 2024 nanti,” ujar Syahrani.







