TPA Sungup Mengalami Overload, DLH Kotabaru Rencanakan Pembuatan Lubang Baru

KOTABARU, Kalimantanlive.com – Tempat pembuangan akhir (TPA) Sungup, Desa Sungup, Kecamatan Pulau Laut Tengah Kotabaru overload. Kelebihan kapasitas mengakibatkan tumpukan sampah menggunung.

Penyebabnya lubang tempat pembuangan sampah melebihi kapasitas. Lubang seluas lebih kurang satu hektare, idealnya hanya delapan tahun namun telah melebihi.

Baca Juga : DLH Kotabaru Tanam 10 Ribu Mangrove dan Bersih-Bersih Sampah di Pesisir Pantai

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kotabaru Maulidiansyah mengatakan, tahun 2025 sudah menganggarkan sebesar Rp 30 miliar untuk kegiatan revitalisasi TPA.

Selain pembuatan lubang baru, juga ada tempat khusus proses atau pemilahan sampah. “Kita akan bangun gedung melalui Dinas PUPR. DED (Detail Engineering Design) kami selesaikan tahun ini,” ujar Maulidiansyah, kemarin.

Baca Juga : DLH Kotabaru Segera Terapkan Bak Sampah Bergerak, Catat Lokasi-lokasinya!

Ia menjelaskan, gedung tempat untuk pemilahan sampah yang diproduksi menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar pabrik semen di PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP).

“Sudah tanda tangan MoU dengan PT ITP Tarjun, untuk memanfaatkan sampah-sampah kita ini menjadi bahan bakar,” katanya.

Tidak hanya RDF, tempat pemerosesan sampah yang akan dibangun juga akan menghasilkan paving blok dari bahan plastik, didukung peralatan yang ada.

“Semua sampah itu semua insyaallah lah akan dimanfaatkan. Tinggal residu yang tidak bisa diolah lagi, dibuang ke lubang yang akan dibangun,” terang Maulid.