Volume sampah yang masuk ke TPA 30 ton per hari, sedangkan desain awal lubang pembuangan hanya selama tujuh tahun. Hingga membuat timbunan sampah menggunung.
“Sampah yang menggunung ini akan kita proses lagi dengan lubang yang akan kita buat nanti,” tandasnya.
Terpisah, Maulidiansyah menambahkan, tahun 2025 pihaknya juga membangun TPA di wilayah daratan Kalimantan. Di Desa Serongga Kecamatan Kelumpang Hilir dengan anggaran Rp 40 miliar.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







