Pemprov Kalsel Mantapkan Posisi sebagai Daerah Prioritas Cetak Sawah Baru untuk Swasembada Pangan

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program Cetak Sawah Rakyat (CSR) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan. Program ini menjadi salah satu langkah strategis nasional dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Plh. Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar, dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Cetak Sawah Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, menegaskan kesiapan Kalsel menjadi daerah prioritas pengembangan sawah baru.

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong Peran Masyarakat dalam Pengembangan Cadangan Pangan untuk Ketahanan Pangan yang Berkelanjutan

Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Hotel Galaxy, Banjarmasin, pada Selasa (21/11/2024) malam.

Roy menyebutkan, Kalsel telah menargetkan program cetak sawah seluas 500.000 hektare dalam empat tahun, dengan potensi total mencapai 530.000 hektare.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Rakor Cetak Sawah Provinsi Kalsel dan Kalteng di Banjarmasin, Selasa (21/11/024). (foto: Adpim)

Program ini diyakini akan meningkatkan produksi pangan dan membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat petani di wilayah tersebut.

“Untuk mendukung pelaksanaan program ini, Kalsel telah menyiapkan 580 unit ekskavator dari perusahaan lokal, yang akan terus bertambah sesuai kontrak kerja yang telah disepakati,” ujar Roy.

Plh Gubernur Kalsel Roy Rizali Anwar pada acara Rakor Cetak Sawah Provinsi Kalsel dan Kalteng yang dibuka langsung Mentan Andi Amran Sulaiman di Hotel Galaxy Banjarmasin, Selasa (21/11/2024). (foto: Adpim)

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk menyelesaikan tantangan ketahanan pangan.

“Pendekatan parsial tidak cukup. Kita memerlukan inovasi, komitmen berkelanjutan, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan program ini,” tambahnya.