Petani Karet Tumbang Lapan Gunung Mas Keluhkan Harga Karet, Minta Willy-Habib Lakukan Perbaikan

KUALA KURUN, KALIMANTANLIVE.COM – Para petani karet Kalteng yang ada di Desa Tumbang Lapan, Kabupaten Gunung Mas mengeluhkan anjloknya harga karet di desa mereka yang sudah 15 tahun ini berjalan.

Dampaknya, bisnis karet yang selama ini mereka jalankan tidak lagi menjanjikan, karena harga anjlok dan biaya produksi tinggi sehingga sangat memukul petani setempat.

Bersamaan kunjungan Paslon Gubernur Kalteng nomor urut 1, Willy-Habib ke Desa Tumbang Lapan Gunung Mas, warga setempat mengadukan hal tersebut dan meminta Willy_Habib untuk membantu ketika nantinya terpilih memimpin Kalteng.

Hal tersebut diuangkapkan, warga yang juga petani karet di Desa Tumbang Lapan, Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas.

Mereka menyampaikan aspirasi dan keluhannya mengenai lesunya usaha karet tersebut, sehingga mengakibatkan mata pencaharian mereka terancam hilang.

Keluhan tersebut diungkapkan kepada Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Nomor Urut 1, Willy Midel Yoseph dan Habib Ismail Bin Yahya atau Willy-Habib.

keresahan dan keluhan masyarakat tersebut disampaikan dalam sesi dialog saat blusukan Calon Gubernur Kalteng Nomor Urut 1, Willy Midel Yoseph.

Willy saat itu berada di Desa Tumbang Lapan, Kecamatan Rungan Hulu, Kabupaten Gunung Mas pada Kamis 21 November 2024 malam.

Salah seorang warga Marianto selaku perwakilan warga menyampaikan keluhan terkait lesunya usaha karet tersebut.

“Komoditas unggulan Desa Tumbang Lapan, salah satunya adalah Karet. Namun demikian, kurang lebih 15 tahun ini, usaha karet belum ada menunjukkan peningkatan,”ucapnya, Kamis (21/11/2024) malam.

Lanjut Marianto mengatakan adanya kondisi demikian, sehingga membuat semangat masyarakat setempat untuk menekuni usaha karet menjadi berkurang.

Selain itu, beberapa faktor yang menjadi penyebab utama dalam keluhan ini adalah harga getah karet yang terus menurun.

Bukan hanya itu, biaya produksi para petani karet yang semakin meningkat, serta kurangnya dukungan dalam hal pemasaran hasil pertanian.

Kondisi ini membuat pendapatan petani karet menurun, sementara biaya untuk perawatan dan pengolahan tanaman karet tetap tinggi.

Baca Juga : Programkan Alat Berat Tiap Kecamatan, Willy-Habib Ingin Tumbuhkan Perkonomian Daerah Tertinggal

Ia pun berharap kepada Paslon Willy-Habib, apabila nanti diberikan amanah oleh rakyat untuk menjadi pasangan gubernur dan wakil gubernur Kalteng untuk 5 tahun kedepan.

 

“Agar dapat memberikan perhatian serta solusi, seperti meningkatkan harga karet, memberikan akses pasar yang lebih baik, dan memberikan bantuan atau pelatihan terkait teknologi pertanian yang dapat meningkatkan hasil usaha masyarakat,”harapannya. (*)

Kalimantanlive.com / Pathur
EDITOR : Pathrurrachman