KOTABARU, Kalimantanlive.com – Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kotabaru H Minggu Basuki, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Hotel Grans Surya Kotabaru, Kamis (28/11/2024).
Dihadiri Satgas Stunting Kabupaten Kotabaru, TPPD, Koordinator Satgas Stunting Provinsi Kalimantan Selatan, Forkopimda, Kepala SKPD kabupaten dan kecamatan.
Baca Juga : Tekan Stunting, Pemkab Kotabaru Mengadakan Sosialisasi Cegah Pernikahan Dini
Kepala DP3P2KB Kotabaru Ir Sri Sulistiyani, M.Ph menjelaskan dan tujuan kegiatan ini monitoring dan evaluasi program dan kegiatan pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kotabaru pada tahun 2024.
Selain untuk mengetahui kendala dalam intervensi spesifik dan sensitif dalam pencegahan dan penurunan stunting agar dapat menjadi solusi dan arah kebijakan dalam percepatan dan penurunan stunting tahun 2025.
Baca Juga : Ketua TP PKK Kotabaru Fatma Idiana Evaluasi Desa Lokus TPK2D di Pondok Labu Pamukan
Melalui rakor TPPS, melaksanakan penanganan intervensi serentak di Kotabaru dan melaksanakan pemanfaatan dana desa serta monitoring dan evaluasi ke kecamatan termasuk desa lokus.
Hasil monev yang dilaksanakan di antaranya,TPPS di beberapa kecamatan mulai aktif, data KRS masih belum tersosialisasi dan dimanfaatkan sesuai amanah pepres 72 tahun 2021 dan SDM dikecamatan, desa dan kader perlu peningkatan kapasitas dan dukungan pembiayaan.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Minggu Basuki mengatakan, melalui kegiatan ini pencegahan dan percepatan penurunan stunting dapat dievaluasi apakah program dan kegiatan beserta anggaran sudah mencapai target.
“Dengan adanya ini diketahui kendala dan permasalahan yang ada baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa dalam upaya menurunkan prevalensi stunting 14% yang merupakan target nasional yang telah ditetapkan ditahun 2024,” ucapnya.







