Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kotabaru Gelar Rakor ke-4

Permasalahan yang ada dan merupakan faktor determinant dalam prevelensi stunting di Kabupaten Kotabaru, saat ini sebesar 20,1% pada tahun 2024.

Indeks ketahanan pangan sebesar 80,5%, padahal stunting berhubungan erat dalam kemiskinan ekstrem dan perekonomian keluarga yang masih miskin. Dalam hal ini pemberian bantuan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, bantuan sosial, bantuan sembako, bantuan pengurusan BPJS kesehatan serta pemanfaatan pekarangan serta edukasi gizi seimbang pada isi piringku bagi ibu hamil dan balita.

Ditambahkannya, dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting masih menunggu kebijakan presiden apakah program dan kegiatan pada tahun 2025 seperti makan siang gratis pada anak sekolah atau yang lainnya berdasarkan RPJMD tahun 2025 sampai 2029.

“Saya meapresiasi yang setinggi tingginya dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan rakor TPPS terkait monitoring dan evaluasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting dikabupaten Kotabaru,saya harapkan agar dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab dari setiap SKPD yang berhadir dihari ini,” harapnya. (*)

Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian