“Langkah nyata dan kerja sama antara pemerintah, lembaga kesehatan, masyarakat, serta sektor terkait menjadi kunci utama dalam penanganan HIV/AIDS,” tambahnya.
Strategi yang diusulkan mencakup pendidikan, sosialisasi, layanan kesehatan yang merata, dan perlindungan hukum yang adil untuk mendukung ODHA.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong Pelestarian Alam Lewat Meratus Geopark Youth Edu-Camp 2024
Nurul mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya upaya bersama ini. Dukungan moral, sosial, dan kelembagaan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang inklusif bagi ODHA.
“Penanganan HIV/AIDS bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga tanggung jawab bersama demi peningkatan kesejahteraan dan perlindungan hak asasi manusia,” tuturnya.
Dengan kolaborasi yang kuat, masyarakat Kalsel diharapkan dapat mewujudkan lingkungan yang aman dan mencapai target Three Zero HIV/AIDS 2030.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian










