Banjir di Spanyol Renggut 230 Nyawa, Ribuan Warga Valencia Marah dab Lakukan Demo Besar-besaran

“Jika masyarakat diperingatkan sejak dini dan pemerintah menyediakan sarana yang memadai, tragedi ini bisa dicegah,” kata Juan Carlos Ribes, warga dari kotamadya 50 kilometer selatan Valencia.

Tak hanya pemerintah daerah, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, juga menjadi sasaran kritik. Pemerintah pusat dianggap tidak tegas dalam menangani bencana meski memiliki wewenang untuk membantu atau mengambil alih tanggung jawab dari pemerintah daerah dalam situasi ekstrem.

Kemarahan yang Meluas

Protes ini menjadi simbol ketidakpuasan rakyat Spanyol terhadap penanggulangan bencana yang dinilai buruk. Unjuk rasa di Valencia menyusul serangkaian demonstrasi yang terjadi di berbagai wilayah terdampak banjir dalam beberapa pekan terakhir.

Banjir ini tidak hanya membawa kerugian material, tetapi juga menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban, dengan ribuan orang kehilangan tempat tinggal.

“Tragedi ini adalah cermin buruknya manajemen bencana,” tegas seorang pengunjuk rasa.

Aksi solidaritas terus meluas, menuntut perubahan signifikan dalam cara pemerintah menangani situasi darurat di masa mendatang.

(dtm/berbagai sumber)

editor : TRI