BOGOR, KALIMANTANLIVE.COM – Seorang siswa SMK berinisial AF (19) asal Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tewas secara tragis saat melakukan transaksi Cash On Delivery (COD) di rumah pembeli berinisial HS (29).
Jasad korban ditemukan pada Jumat (29/11/2024) siang di rumah pelaku di Kampung Sirnasari, Desa Pagelaran, Kecamatan Ciomas. Korban tewas dengan luka sayatan di leher, wajah, dan tangan.
# Baca Juga :Terungkap, Ini Motif Kasus Pembunuhan Sadis, Pria Habisi Kakak Ipar dengan 38 Tusukan di Kuin Selatan Banjarmasin
# Baca Juga :Kapolda Kalsel Sebut 3 Lagi Pelaku Pembunuhan Sadis Desa Mangkauk Banjar Diciduk, Pemilik Senpi?
# Baca Juga :4 Pelaku Pembunuhan Sadis di Mangkauk Pengaron Tertangkap, Polisi Bakal Tindak Tegas Pelaku Lain
# Baca Juga :SANDAL Jepit Ungkap 5 Kasus Pembunuhan Sadis, dari Calon Pengantin hingga Mahasiswi Kebidanan, Kok Bisa?
Kronologi Kejadian
Kapolsek Ciomas, Kompol Iwan Wahyudi, mengungkapkan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh ibu pelaku, M, yang baru pulang dari bekerja.
“Yang menemukan jasad korban adalah saksi M, ibu kandung pelaku, di rumahnya pada Jumat siang sekitar pukul 12.30 WIB,” jelas Kompol Iwan, Sabtu (30/11/2024).
Menceritakan kronologi, M melihat pelaku duduk di depan rumah sebelum ia berangkat kerja. Namun, saat pulang, ia mendapati pintu depan terkunci dan masuk melalui pintu belakang. Di dalam rumah, ia menemukan jasad AF dan ceceran darah.
Penyelidikan awal mengungkap bahwa pelaku mengajak korban untuk transaksi COD di rumahnya. Namun, niat tersebut berakhir tragis. Motif pembunuhan diduga kuat karena pelaku ingin menguasai barang berharga korban, termasuk iPhone yang akan dijual dan sepeda motornya.
“Pelaku membunuh korban dengan golok yang ada di rumah, kemudian membawa kabur barang korban,” kata Iwan.
Barang bukti yang diamankan di lokasi meliputi sebilah golok, jaket, dan sandal yang diduga digunakan pelaku saat melakukan aksinya.









