Selain, peserta diberikan bimbingan teknis tentang trauma healing pasca bencana yang pasti isinya saat setelah terjadi bencana.
“Bagaimana mengatasi trauma atau mengatasi dampaknya bencana yang akan mengakibatkan stres dan sebagainya,” terang Hendra.
Caranya menenangkan dan memotivasi memberikan pencerahan agar hidup terus lebih berlanjut walaupun ditempa musibah atau bencana.
“Kita berikan motivasi tengang kehidupan ini terus berlanjut, dan kita bisa membangun lagi yang telah hilang dan bisa kembali disedia kala. Jadi harapannya setelah ini, aparat kecamatan dan desa mampu memberikan informasi kepada masyarakat cara menanggulangi bencana,” tutupnya. (*)
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







