Dalam sosialisasi tersebut, Desi mendorong penggunaan teknologi digital seperti aplikasi identitas digital, yang memungkinkan masyarakat mengakses dokumen seperti KTP, kartu keluarga, dan akta kelahiran secara praktis tanpa harus membawa dokumen fisik.
“Sistem digital akan mempermudah masyarakat dalam mengelola data kependudukan. Ini adalah langkah menuju administrasi kependudukan yang lebih modern dan inklusif,” tambahnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh warga Desa Balanti yang mengakui manfaat layanan berbasis digital untuk kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah daerah bersama DPRD Kalsel diharapkan terus mendorong penerapan teknologi dalam administrasi kependudukan agar layanan semakin merata dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sumber: Humas DPRD Kalsel







