OJK bersama dengan seluruh seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, termasuk pemberdayaan masyarakat perdesaan melalui peresmian Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Desa Telaga Langsat pada Oktober 2024.
Program ini merupakan kerja sama dengan TPAKD Kab. Tanah Laut, lembaga jasa keuangan di daerah, baik perbankan maupun perlindungan ketenagakerjaan.
Capaian implementasi program EKI terdiri dari pelaksanaan lima kegiatan edukasi mengenai pengenalan OJK, pengelolaan keuangan dan penguatan aspek digital, pemberdayaan perempuan melalui literasi keuangan, kelola keuangan sejak dini dan sosialisasi tentang jaminan ketengakerjaan.
Adapun realisasi pembiayaan sebesar Rp1,2 miliar, pembukaan 48 rekening pelajar disertai dengan kegiatan pasar murah untuk membantu distribusi kebutuhan sembako ke desa.
Percepatan akses keuangan daerah juga didukung oleh program kolaborasi antar Lembaga Jasa Keuangan dan pemerintah daerah, di antaranya pengembangan budi daya padi apung.
Terdapat 2 lokasi pengembangan budi daya padi apung, yaitu di desa Muning dan desa Siang Gantung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) untuk mendukung swasembada pangan sebagai salah satu Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Harapannya, sistem ini dapat menjadi sumber ekonomi baru dan memperluas akses keuangan bagi masyarakat Kalsel.
“OJK Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen menjaga kinerja sektor jasa keuangan sehingga mampu berkontribusi dalam literasi, inklusi, serta ekonomi daerah yang menyejahterahkan masyarakat di Kalimantan Selatan,” pungkas Agus Maiyo.
Sumber: Rilis OJK







