MUARA TEWEH, Kalimantanlive.com – DARI 545 Pilkada serentak di Indonesia pada 27 November 2024, Pilkada di Kabupaten Barito Utara (Kab Batara) 27 November 2024 tampaknya menjadi yang paling aneh. Mengapa? Karena selisih suara antar pasangan calon (Paslon) hanya delapan, itupun berubah dari selisih angka awal yang lebih sedikit.
Sejauh informasi yang dapat ditelusuri, inilah Pilkada yang paling kecil selisih suaranya, sejak pertama kali Pilkada secara langsung dilaksanakan di Indonesia 19 tahun silam (2005).
Dari hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten KPU Batara, Selasa malam (3/12/2024), diketahui bahwa perolehan suara paslon nomor 1 H. Gogo Purman Jaya dan Hendro Nakalelo (Gogo-Helo) adalah 42.310 suara.
BACA JUGA : Tiada Yang Bisa Jumawa, Perolehan Suara Pilkada Barito Utara 50% – 50%
Sedangkan perolehan suara paslon nomor 2, Akhmad Gunadi Nadalsyah dan Sastra Jaya (AgiSaja) 42.302 suara. Jadi selisihnya hanya 8 suara!
Sambil bergurau, seorang warga Pendreh, Teweh Tengah, sebut saja Hendra namanya, berkata, “Ini Pilkada atau Pilkades (Pemilihan Kepada Desa)…hahaha.”
Pasalnya, dalam Pilkades, bisa saja terjadi selisih suaranya di bawah atau sama dengan 10, karena warga yang memiliki hak pilih disuatu desa hanya berkisar 9.000 sampai 15.000 orang.
Tetapi pada Pilkada Batara, warga yang memiliki hak pilih berjumlah 114.980 orang. Sekitar 10 kali lipat warga yang memiliki hak pilih di suatu desa.










