MARABAHAN, Kalimantanlive.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi, melakukan kunjungan kerja di Desa Pulau Sewangi, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Kamis (5/12/2024).
Kunjungan ini dalam rangka soft launching program Ruang Bersama Merah Putih (RBMP), salah satu proyek strategis Kementerian PPPA yang hanya terdapat di enam desa di seluruh Indonesia, termasuk di Desa Pulau Sewangi.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Raih Penghargaan Kementrian PPPA, Sukses Gerakkan Kabupaten dan Kota Jadi Layak Anak
Dalam sambutannya, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan bahwa program RBMP sejalan dengan arahan Presiden untuk memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
“Kementerian PPPA memprioritaskan tiga program utama dalam lima tahun ke depan, yaitu RBMP, perluasan fungsi call center SAPA 129, dan pembangunan satu data gender dan anak,” ujar Menteri Arifatul.
RBMP dirancang sebagai ruang kolaborasi masyarakat untuk mendukung pemberdayaan perempuan, pelatihan keterampilan seperti fesyen dan memasak, serta edukasi di berbagai bidang. Selain itu, program ini juga memberikan akses terhadap bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM.
“RBMP ini bukan sekadar tempat pelatihan, melainkan menjadi gerakan kolektif masyarakat. Dengan adanya ruang ini, desa dapat lebih responsif terhadap permasalahan yang muncul,” jelasnya.
Menteri PPPA menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat sipil, untuk mendorong pemberdayaan perempuan.







