“Dengan ini, Kalsel menjadi provinsi kedua di Indonesia setelah DI Yogyakarta, yang memiliki CSIRT di semua kabupaten/kota, untuk memastikan keamanan ruang digital pemerintah daerah,” jelasnya.
Selain membahas transformasi digital, Muslim juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mempromosikan potensi pariwisata, budaya, dan kuliner khas Kalsel.
“Wisata unggulan kami, seperti Pasar Terapung dengan budaya unik berpantunnya, dan bambu rafting di Loksado yang merupakan bagian dari Geopark Meratus, menjadi daya tarik yang tidak boleh dilewatkan. Selain itu, kuliner khas seperti soto banjar dan lontong orari juga wajib dicoba,” tambahnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperluas sinergi antara Pemprov Kalsel dan media nasional sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap potensi besar Kalimantan Selatan dalam bidang teknologi, budaya, dan pariwisata.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian







