Pemuda dapat menjadi agen perubahan positif dan turut berperan aktif dalam pembangunan. Di tingkat daerah maupun nasional.
“Kepada para peserta saya mengajak untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya. Belajar dari pengalaman yang berbeda dan bangun hubungan persahabatan yang akan bermanfaat untuk kehidupan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pejabat Fungsional Analisis Kebijakan Ahli Utama Kemenpora RI Drs. Wisler Manalu mengharapkan program ini dapat mendidik dan menginspirasi generasi muda yang populasinya mencapai sekitar 24,7 juta,
“Pemuda merupakan aset berharga yang perlu dikembangkan. Ke depan kita harus mempersiapkan mereka dengan keterampilan pendidikan, hak-hak dan inovasi yang tepat,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







