BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Seorang pria yang ditemukan terkapar dengan kondisi luka di kawasan Jalan Cempaka Sari 3, tepatnya dekat SMA PGRI 2, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, diduga merupakan korban perkelahian, Minggu (15/12/24) siang.
Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun korban adalah Awar, warga Pekauman Gang Mutiara. Ia mengalami sejumlah luka pada bagian lengan kiri dan kanan akibat senjata tajam (Sajam).
Usai kejadian itu, korban sempat mencoba melarikan diri, dan meminta bantuan warga hingga akhirnya didapati terkapar di kawasan Jalan Cempaka Sari 3.
Menurut keterangan saksi, Pani (28). Sebelumnya terjadi perkelahian itu, ia ikut diajak korban untuk menemani mengambil sebuah sepeda motor kepada diduga pelaku.
Kemudian usai sampai di kawasan Wildan Sari, korban bertemu dengan diduga pelaku, dan sempat terjadi cekcok adu mulut antara keduanya.
“Saya juga tidak paham apa yang dibicarakan, karena mereka menggunakan bahasa madura, dan nadanya memang cukup tinggi,” kata Pani.
Pani melihat, ditengah cekcok masih berlangsung, tiba-tiba terduga pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan Sajam, sehingga mengenai lengan kiri korban.
“Musuhnya (pelaku) ini langsung menyerang korban dengan sajam, korban pun langsung menangkis dengan tangan kiri, kalau korban tidak menangkis kemungkinan bisa wajah korban yang kena,” jelasnya.
“Pelaku tadi berdua dengan temannya, tapi temannya ini cuma melihat saja sama seperti saya,” tambha Pani.
Melihat perkelahian itu, Pani pun meminta bantuan warga sekitar untuk melerai dan juga membantu korban yang terluka.
“Terduga pelaku ini sempat mencoba menyerang saya, tapi saya sempat mundur, dan berkata kalau saya juga tidak tahu apa-apa, karena saya cuma menemani,” ucap Pani.
“Karena takut, lalu saya pun langsung kabur dari lokasi kejadian, setelah itu saya tidak tahu lagi apa yang terjadi, dan saya pun langsung menghubungi keluarga korban untuk memberitahu kejadian tersebut,” sambungnya.
Pani mengatakan, sebelumnya korban sempat bicara dengan dirinya bahwa ia ingin mengambil sepeda motor dari terduga pelaku, sehingga korban minta temani oleh dirinya.









