Program Kampung Iklim di Kalimantan Selatan terus menunjukkan kemajuan dengan diraihnya enam penghargaan Proklim Lestari dan tiga Proklim Trophy Utama.
Desa-desa seperti Padang Panjang (Kabupaten Banjar) dan Warukin (Kabupaten Tabalong) termasuk dalam penerima penghargaan ini. Sebagai apresiasi, sembilan kendaraan roda tiga diberikan untuk mendukung kegiatan pengelolaan lingkungan.
BACA JUGA: Puncak Hari Ibu ke-96, Pemprov Kalsel Apresiasi Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045
Selain itu, sebanyak 139 desa/kelurahan di Kalsel mendapatkan pengakuan melalui berbagai kategori Proklim, yaitu Sertifikat Utama, Madya, dan Pratama.
Pemprov Kalsel juga memperoleh penghargaan sebagai pembina Proklim terbaik, bersama sejumlah kabupaten/kota di provinsi tersebut.
Sebanyak 33 desa/kelurahan di sepanjang Sungai Martapura berpartisipasi dalam lomba inovasi, dengan 20 peserta terbaik menerima perahu/kelotok pengangkut sampah sebagai penghargaan.
Beberapa inovasi yang dihasilkan meliputi pengolahan sampah plastik menjadi paving block, pemanfaatan enceng gondok sebagai pupuk, hingga rumah maggot untuk pengelolaan sampah organik.
Pemprov Kalsel juga memberikan penghargaan kepada 35 mitra Proklim, yang terdiri dari perusahaan dan perguruan tinggi, atas kontribusi mereka dalam mendukung program kampung iklim.







