Dekopinda Kotim Terbentuk, Bupati Halikinnor Berharap Bisa Berkontribusi untuk IKN

SAMPIT – KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian setempat berusaha memajukan koperasi.

Salah satunya dengan menggelar rapat koperasi dan pembentukan Dewan Koperasi Indonesia Daerah se-Kabupaten Kotawaringin Timur atau Dekopinda Kotim, Senin (16/12/2024).

Kegiatan rapat Koordinasi koperasi dan pembentukan Dewan Koperasi Indonesia Daerah se-Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tersebut dilaksanakan di ruang meeting Aquarius Boutique Hotel di Jalan Jenderal Soedirman, Sampit.

Baca Juga : Peringatan HUT ke 53 KORPRI di Kotim Meriah, Ratusan ASN Ikuti Fun Bike bersama Bupati dan Wakil

Baca Juga :Bupati H Halikinnor Pantau Pelaksanaan Seleksi PPPK, Diikuti Seribu Tenaga Kontrak Pemkab Kotim

Ratusan anggota dan pengurus koperasi yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur tampak ikut kegiatan tersebut dengan penuh antusias.

Mereka datang dari 17 kecamatan yang ada di Bumi Habaring Hurung untuk mengikuti semua rangkaian kegiatan  pembentukan Dekopinda dan rapat koperasi.

Bupati Kotim H Halikinnor saat memberikan sambutan dalam rapat koperasi dan pembentukan Dewan Koperasi Indonesia Daerah se-Kabupaten Kotawaringin Timur atau Dekopinda Kotim, Senin (16/12/2024) di Sampit.Bupati Kotim, H Halikinnor, yang hadir dan membuka kegiatan tersebut mengungkapkan pembentukan Dekopinda sangat diperlukan.

“Pembentukan Dekopinda Kotim ini sangat penting dan diharapkan dengan terbentuknya Dekopinda Kotim ini akan mampu mensejahterakan anggota koperasi dan dapat mendukung atau berkontribusi untuk IKN di Kaltim,” ujarnya.

Lebih jauh lagi orang nomor satu di Bumi Habaring Hurung ini menegaskan, pembentukan Dekopinda Kotim juga sebagai upaya mendukung terbentuknya Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.

“IKN sudah ditetapkan di Kalimantan Timur ayang juga berada di Pulau Kalimantan, sehingga harus didukung oleh kita semua,” terangnya.

Menurut dia, keseriusan pembentukan IKN tersebut juga dibuktikan dengan dicabutnya status Jakarta sebagai ibu kota negara oleh Presiden Prabowo Subianto.