BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan kerja (kunker) dari Komisi II DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Kunjungan ini bertujuan untuk mencari langkah optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan potensi daerah.
BACA JUGA: BKGN 2024: Pemprov Kalsel dan FKG ULM Berikan Perawatan Gigi Gratis kepada Ratusan Warga
Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, M. Taufik Akbar, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut kunker ini merupakan bentuk upaya DPRD HSU dalam menggali potensi PAD, salah satunya melalui program Museum yang memfasilitasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan di area museum.
“Kami sangat mendukung langkah DPRD HSU untuk menggali potensi daerah yang ada. Salah satu yang kami sarankan adalah menyediakan lahan khusus seperti foodcourt di area maskot Itik Alabio agar UMKM dapat lebih berkembang,” ungkapnya di Banjarbaru, Selasa (17/12/2024).
Selain itu, Taufik juga memberikan masukan terkait pengelolaan kawasan cagar budaya, termasuk Candi Agung, agar dapat lebih dimaksimalkan untuk meningkatkan daya tarik wisata dan mendukung pendapatan daerah.
Pihak DPRD HSU menggunakan kesempatan ini untuk berdiskusi mengenai strategi yang dapat diterapkan dalam mendukung UMKM sekaligus meningkatkan potensi wisata sejarah di Kabupaten Hulu Sungai Utara.







