BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Barakat Cangkal Bacari resmi menutup program rehabilitasi sosial untuk penerima manfaat atau klien angkatan VI Tahun 2024.
Program ini berlangsung selama enam bulan di dua lokasi, yakni PRSTS-BCB 1 untuk perempuan dan PRSTS-BCB 2 untuk laki-laki.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Serahkan Beragam Penghargaan Lingkungan dan Apresiasi Inovasi Desa
Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, menyampaikan harapannya agar para klien dapat memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama program untuk mandiri dan sejahtera setelah kembali ke masyarakat.
“Kami berharap penerima manfaat mampu mengembangkan diri dengan berkreativitas untuk mencapai kesejahteraan dan kemandirian,” ujar Rifai di Banjarbaru, Senin (16/12/2024).
Selama enam bulan, klien PRSTS Barakat Cangkal Bacari dibekali dengan berbagai pelatihan keterampilan inti seperti tata busana, tata rias, tata boga, bengkel motor, dan barbershop.
Selain itu, mereka juga mendapatkan keterampilan tambahan seperti pembuatan kain sasirangan, seni musik, kewirausahaan, komputer, bordir, seni tari, dan vokal. Kegiatan praktik belajar kerja (PBK) turut dilaksanakan untuk mempersiapkan klien menghadapi dunia kerja.







