Septamto menyebutkan, alat-alat itu antara lain, trailer, lowboy, beberapa alat kerja yang perlu diangkat ke lokasi perusahaan dengan tantangan medan yang cukup berat.
“Tanjakan lumayan, turunan lumayan. Jalannya juga kadang-kadang menjadi licin itu yang sedang kita hadapi,” terangnya.
Menyinggung pekerjaan teknis, Septamto menambahkan, sudah punya alat cukup lengkap. Mulai crane kapasitas 55 dan 160 ton digunakan mengangkat semua peralatan untuk dipasang.
“Bulan Juli sebenarnya sudah masuk kontraktor chitek membangun pondasi-pondasi, itu juga sebenarnya pekerjaan besar. Mereka punya batching plant di atasnya untuk menghasilkan campuran beton. Selain pekerjaan lainnya,” kata Septamto.
Termasuk camp, perusahaan terus berjuang untuk menyelesaikan pembangunannya. Sebab, sebagian besar karyawan akan tinggal di daerah project berjarak sekitar 15 kilometer.
“Camp juga jadi tantangan dan itu sedang dikerjakan, siang dan malam supaya segera selesai,” tandasnya.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







