BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Ambo Sakka, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di wilayahnya.
Hal ini disampaikan saat menghadiri pertemuan Reses DPR RI Komisi VIII dan penyerahan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang berlangsung di Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Selasa (17/12/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi salah satu dari lima daerah yang menerima bantuan berupa dana siap pakai, logistik, dan peralatan mitigasi bencana. Bantuan ini bertujuan untuk memperkuat upaya penanggulangan bencana, khususnya menghadapi ancaman banjir, angin puting beliung, dan longsor yang sering terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.
BACA JUGA: Pemkab Tanah Bumbu Raih 2 Penghargaan Prestisius di Dukpencapil Kalsel Award 2024
Ambo Sakka menyampaikan apresiasinya atas bantuan dan perhatian yang diberikan oleh BNPB dan DPR RI Komisi VIII.
“Bantuan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Kami di Tanah Bumbu akan memaksimalkan bantuan ini untuk memperkuat kesiapan daerah, sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman,” ujarnya.
Sekda Tanah Bumbu juga menegaskan bahwa pemerintah kabupaten terus berupaya meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana.
“Melalui sinergi dengan BPBD, pemerintah provinsi, dan BNPB, kami memastikan bahwa setiap langkah mitigasi dan respons bencana dilakukan secara efektif. Fokus kami adalah melindungi masyarakat dan meminimalkan dampak bencana,” tambahnya.
Selain itu, bantuan ini juga diharapkan dapat memotivasi seluruh pihak untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana.
“Kami akan menggiatkan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat, sehingga mereka lebih siap menghadapi potensi bencana. Ini adalah upaya bersama untuk menciptakan masyarakat yang tangguh,” jelas Ambo Sakka.










