BATULICIN, Kalimantanlive.com — Pengamanan tempat ibadah dan stabilitas logistik menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi Lilin Intan 2024 di Kabupaten Tanah Bumbu. Apel Gelar Pasukan yang digelar di Lapangan Mapolres Tanah Bumbu, Jumat (20/12/2024), menandai dimulainya rangkaian operasi selama 21 hari.
Bupati Tanah Bumbu diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eka Saprudin serta Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Prasetya, menyoroti pentingnya langkah antisipatif terhadap potensi ancaman.
“Sterilisasi tempat ibadah adalah langkah prioritas untuk mencegah aksi teror. Kami juga akan terus memonitor distribusi pangan dan BBM agar tetap stabil,” ujarnya.
BACA JUGA: Sinergi Multistakeholder Wujudkan Pengamanan Optimal Nataru 2024 di Tanah Bumbu
Keamanan tempat ibadah menjadi perhatian utama, terutama menjelang perayaan Natal. Seluruh lokasi ibadah dipastikan steril, dengan langkah-langkah preventif untuk menghindari gangguan keamanan. Selain itu, langkah pengaturan lalu lintas dan penutupan sementara proyek di wilayah Polda Kalsel menjadi bagian dari strategi kelancaran operasi.
Pasi Intel Kodim 1022/Tanah Bumbu, Lettu Inf Gabriel L.B., menyampaikan bahwa TNI akan membantu penuh pihak kepolisian.
“Sinergi ini tidak hanya soal keamanan, tetapi juga menjaga distribusi logistik dan kestabilan kebutuhan pokok masyarakat,” katanya.
Dengan keberhasilan Operasi Lilin Intan 2024, diharapkan masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan, sekaligus mendukung perputaran ekonomi selama periode Natal dan Tahun Baru.
Kalimantanlive.com/Desy
Editor: elpian







