BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, lonjakan harga sejumlah komoditas mulai dirasakan di berbagai daerah.
Salah satu yang paling terasa adalah bawang putih, yang mengalami kenaikan signifikan di Pasar Sentra Antasari, Kota Banjarmasin.
# Baca Juga :Hari Bela Negara ke-76, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Tekankan Pentingnya Jaga Kedaulatan Wilayah
# Baca Juga :Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Terima DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2025 dari Gubernur Muhidin, Segini Besarnya
# Baca Juga :Sasar Sekolah Anak Usia Dini, Sat Lantas Polresta Banjarmasin Ajarkan Keselamatan Berlalu Lintas
# Baca Juga :Kalsel Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini Rabu, 18 Desember 2024, BMKG: Banjarmasin, Banjarbaru Waspada!
Para pedagang mengaku kewalahan dengan lonjakan harga tersebut, yang juga berpengaruh pada daya beli konsumen.
“Biasanya per kilogram Rp 38 Ribu, lalu kemarin naik jadi Rp 40 Ribu dan hari ini menjadi Rp 42 Ribu,” ujar pedagang bawang yang kerap disapa Irus kepada Kalimantanlive, Jumat (20/12/2024).
Wanita berusia 45 tahun tersebut memperkirakan bahwa kenaikan harga bawang putih dapat berlangsung hingga 1 Januari 2025.
“Belum diketahui kapan harga akan mengalami penurunan, bahkan ada kemungkinan kenaikan ini terus berlanjut hingga tahun depan,” bebernya.
Berbanding terbalik dengan bawang putih yang mengalami kenaikan harga, bawang merah justru menunjukkan kestabilan harga di pasaran, tanpa adanya lonjakan berarti dalam beberapa waktu terakhir.
“Bawang merah stabil saja, di mana per kilogramnya Rp 37 Ribu sampai Rp 38 Ribu,” sebutnya.
Dengan Kenaikan harga bawang putih ini memicu keluhan dari sejumlah ibu rumah tangga, yang mengaku kesulitan mengatur anggaran belanja sehari-hari.







