Malam Penghargaan Kasad TNI AD “Kampung Pancasila” 2024 Ditonton Bersama di Kodim 1013 Muara Teweh

MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Acara Malam Penghargaan Kepala Staf Angkatan Darat “Kampung Pancasila” 2024 yang berlangsung di Markas Besar TNI AD disaksikan dan ditonton pula melalui tayangan siaran langsung oleh jajaran Kodim 1013 Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah, Jum’at, 20 Desember 2024 Malam.

Diruang aula Yudha Kodim 1013 Muara Teweh Jl.Ahmad Yani, acara nonton bersama tersebut berlangsung dalam suasana “Sersan” (Serius Tapi Santai). Kue-kue dan kopi disediakan oleh Panitia pada meja-meja berbentuk bundar untuk menemani acara nonton bersama ini.

Salah seorang anggota Kodim setempat tampak pula mengenakan kostum budaya adat Dayak yang merupakan salah satu unsur keberagaman dalam bhineka tunggal Ika.

BACA JUGA : Dandim 1013 Muara Teweh dan Jajaran Kumpul Santai Dan Berhibur Bareng Wartawan Se-Barut

Tampak hadir dalam acara ini Pabung Dim 1013/Mtw Mayor Inf Praptomo, Pasi Ops Dim 1013/Mtw Kapten Inf Trio Pramono, Pasi Log Dim 1013/Mtw Kapten Inf M.Guntur, Danunit Inteldim 1013/Mtw Letda Inf Nur Khakim.

Tampak pula Danunit Inteldim 1013/Mtw Letda Inf Aprianto, anggota kodim 1013 Muara Teweh beserta para insan Pers Barito Utara.

Acara yang disaksikan melalui TV berukuran besar tersebut disimak dengan penuh perhatian oleh segenap anggota TNI AD yang hadir pada malam itu.

Dalam layar ditampilkan acara di Mabes TNI AD, dimana sebelumnya dihibur oleh kelompok orkestra TNI AD “Kartika” yang berdiri sejak tahun 1965 dan diresmikan oleh Jenderal A. Yani, salah satu Pahlawan Revolusi yang gugur pada pemberontakan G30S/PKI dalam mempertahankan idiologi Pancasila.

Dalam Sambutan dan Arahan Kasad TNI AD, Jenderal Maruli Simanjuntak, M. Sc, Kasad menyampaikan tentang betapa pentingnya penguatan idiologi Pancasila dimasa sekarang.

“Setelah kita banyak berdiskusi kondisi-kondisi masyarakat di daerah ini, sekarang ini antara perkembangan teknologi dan bagaimana kita mempertahankan idiologi (Pancasila) ini tantangan yang luar biasa. Kalau kita tidak mempererat kekuatan untuk bersama-sama membangun idiologi Pancasila di daerah-daerah, Kepala BPIP (Badan Pembinaan Idiologi Pancasila) akan kesulitan,” katanya.

Ia kemudian melanjutkan, bahwa sistim pemerintahan kita sebenarnya terputus pada saat di Pemerintahan Daerah, maka yang masih bisa sampai ke ujung adalah TNI dan Polri.

Bagi Kasad TNI AD, antara keyakinan masyarakat terhadap negara dan terhadap Pancasila, negara juga harus hadir untuk menyelesaikan problem mereka.

“TNI AD sudah membentuk 1740 Kampung Pancasila,” jelas Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak.

Adapun Gita Tiffani Boer, Dirut PT. Astra Internasional Tbk, saat menyampaikan kata sambutannya menyatakan mendukung Program Kampung Pancasila dan akan senantisa berkolaborasi dengan Markas Besar TNI AD dan BPIP.

“Kami percaya bahwa program-program kontribusi sosial kami akan dapat memberikan dampak lebih baik lagi bagi pengembangan masyarakat jika kami dapat berkolaborasi erat dengan berbagai pihak. Oleh karenanya kami sangat mendukung kolaborasi bersama dengan Markas Besar TNI AD dan Badan Pembinaan Idiologi Pancasila dalam program Kampung Pancasila,” katanya.