Bambang menjelaskan bahwa bantuan ini berupa tower pemancar yang akan dipasang di enam kabupaten/kota di Kalsel, yaitu:
Kabupaten Banjar: 2 unit
Kabupaten Tabalong: 2 unit
Kota Banjarmasin: 3 unit
Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU): 1 unit
Kabupaten Balangan: 1 unit
Setiap tower dilengkapi dengan sistem pancaran suara yang dapat memberikan peringatan dini dengan jangkauan hingga dua kilometer.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Gelar Peringatan HKSN 2024 dengan Bakti Sosial dan Solidaritas
Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, memberikan arahan agar seluruh institusi publik, khususnya yang terkait dengan layanan kebencanaan, terus berinovasi dan bekerja secara terukur untuk meningkatkan pelayanan mitigasi, kedaruratan, dan pasca bencana.
Analis Bencana Direktorat Peringatan Dini BNPB, Muhammad Noval Zhaky, menjelaskan bahwa pelaksanaan bantuan ini akan melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, kabupaten/kota, hingga desa-desa yang rawan bencana.
“Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan efektivitas dalam pemanfaatan peralatan,” ujar Noval.
Selain Kalsel, bantuan sistem peringatan dini bencana banjir juga akan diberikan kepada Provinsi Gorontalo (1 unit) dan Bali (11 unit).
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir di masa mendatang.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian







