BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berupaya gigih menggali bantuan dari pemerintah pusat untuk mendukung mitigasi bencana di wilayahnya.
Berkat komunikasi intensif dan sinergi dengan BPBD kabupaten/kota, Kalsel berhasil mendapatkan dukungan optimal.
BACA JUGA: BPBD Kalsel Terima Kunjungan Kerja DPRD Tabalong Bahas Penanganan Bencana
Pada Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI akan memberikan bantuan 11 unit sistem peringatan dini bencana banjir (Early Warning System/EWS), lengkap dengan perangkat digital.
Bantuan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman banjir besar seperti yang pernah melanda Kalsel pada tahun 2021.
Kepastian ini disampaikan oleh Plt Kepala BPBD Kalsel, M. Fitri Hernadi, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi.
“Alhamdulillah, untuk tahun 2025, Kalsel mendapatkan bantuan berupa 11 unit sistem peringatan dini bencana banjir, dilengkapi perangkat digital dan tower pemancar setinggi 20 meter,” ujar Bambang pada Minggu (22/12/2024).
Bantuan ini merupakan hasil usulan Kalsel dalam Rapat Koordinasi Nasional 2024 serta tindak lanjut konsultasi dengan Deputi Pencegahan Direktorat Pencegahan Dini BNPB RI pada Jumat (20/12/2024).










