MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM – Suara tepuk tangan bergemuruh saat dibacakannya juara lomba Festival Tandak Intan Kaharingan Tingkat Kabupaten Barito Utara di Balai Basarah Simpang Teluk Mayang, Muara Teweh, Selasa (24/12/2024) malam kemaren.
Acara ini merupakan malam penutupan setelah 4 hari rangkaian kegiatan lomba keagamaan yang diikuti kontingen umat Hindu Kaharingan dari berbagai Kecamatan di Barito Utara.
Kurang lebih seribuan warga Kaharingan dan undangan yang hadir di acara malam penutupan itu merasakan suasana bahagia dan tetap antusias, meski guyuran hujan lebat mengguyur kota Muara Teweh pada malam itu.
BACA JUGA : Event Festival Tandak Intan Kaharingan 2024 Dibuka Pj. Bupati Barito Utara, Diikuti 509 Peserta
Dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dimana seluruh hadirin tampak berdiri dengan sikap sempurna, dan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Marindu, S. Pd membuat suasana semakin bersemangat dalam nuansa rohani.
Hano R. Iro, S. Pd H, M. Pd, Ketua Panitia Pelaksana mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh panitia, pihak konsumsi, perlengkapan maupun bagian perlombaan yang berperan aktif dalam menyukseskan acara keagamaan umat Hindu Kaharingan ini.
“Semoga sinar sucinya selalu menyertai kita semua dan menuntun pekerjaan kita,” ucapnya.
Kepada para peserta yang keluar sebagai juara, Hano R Iro berpesan, bahwa juara yang baik adalah juara yang bangga dengan kemajuan agamanya, bukan juara yang bangga dengan dirinya sendiri.
Ketua Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan Kabupaten Barito Utara, Ardiano, S. Ag, M. Pd H menyampaikan kepada para pemenang tetap harus berlatih meningkatkan kemampuannya, sebab tahun 2025 depan akan diadakan lomba Tandak Intan Kaharingan Tingkat Kalimantan Tengah.
“Bagi yang juara jangan berbangga hati. Terus berlatih, karena di tahun 2025 akan diadakan Festival Tandak Tingkat Provinsi dan Barito Utara sebagai tuan rumahnya,” katanya.
Ia juga menuturkan tentang kendala dana, yang mana untuk mensupport berlatih dan mendatangkan peserta sementara ini hanya 10 juta yang dapat dianggarkan oleh Lembaga Pengembangan Tandak Kabupaten Barito Utara, ungkapnya.
Pengumuman juara yang diumumkan oleh Saidi Harjo, S.Ag berdasarkan penilaian 12 Dewan Juri, menetapkan sebagai juara umum adalah Lahei Barat, juara kedua Teweh Tengah dan juara ketiga Teweh Timur. Juara lomba mendapatkan tropi dan piagam serta hadiah lainnya.
Aryosi Jiono Takanabe, seorang Damang Adat dan tokoh pemuda Barito Utara yang diwawancarai awak media ini memberikan pesan bagi para juara untuk semakin giat dan lebih intensif lagi dalam berlatih.
“Targetnya Barito Utara Juara Umum. Karena merupakan penghargaan juga kepada seluruh masyarakat Barito Utara agama manapun, secara khusus kita persembahkan yang terbaik untuk Pemerintah Kabupaten Barito Utara,” ucapnya usai acara.
Aryosi juga mengapresiasi semangat yang begitu tinggi dari para peserta yang berlomba dalam festival ini, begitupun para instruktur yang melakukan pembinaan. Tidak lupa ia memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara atas segala perhatian dan dukungan yang telah diberikan, termasuk untuk dukungan pada Festival Tingkat Provinsi 2025 yang akan datang
Turut hadir dalam acara penutupan ini perwakilan Kementrian Agama, Ketua Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan Kabupaten Barito Utara, Jajaran Pengurus Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan, beberapa Kepala Desa, tokoh masyarakat dan insan pers serta para tamu undangan lainnya.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor







