Optimalisasi Lahan Perkebunan, Disbunnak Kalsel Canangkan Penanaman Tumpang Sari Padi Gogo

PELAIHARI, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) terus berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan lahan kosong di area perkebunan untuk menanam padi gogo atau jagung.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, menyampaikan hal tersebut usai pencanangan penanaman tumpang sari padi gogo di lahan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Tanah Laut, Kamis (26/12/2024).

BACA JUGA: Gubernur H. Muhidin Lepas 161 ASN Purna Tugas di Lingkup Pemprov Kalsel

Suparmi menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Pertanian untuk mendukung program swasembada pangan.

Kalimantan Selatan ditargetkan mengoptimalkan 17.000 hektare lahan perkebunan dari total 29.000 hektare yang tersedia. Selain itu, terdapat 10.000 hektare lainnya yang berada di kawasan perhutanan sosial.

“Untuk hari ini, penanaman dimulai di lahan seluas 5 hektare yang terletak di Desa Jilatan, Kabupaten Tanah Laut,” ungkap Suparmi.

Ia menambahkan, pemanfaatan lahan perkebunan ini mencakup berbagai jenis perkebunan, seperti kelapa sawit, karet, dan kelapa, serta komoditas lain yang memungkinkan integrasi dengan tanaman pangan, seperti padi dan jagung.

“Penanaman di lahan perkebunan karet juga telah berjalan, terutama di lahan yang telah diremajakan. Ke depan, program ini akan dimasifkan,” katanya.