Pemko Banjarmasin Adakan Pasar Murah Subsidi untuk Stabilkan Harga Bahan Pokok Menjelang Libur Akhir Tahun

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dalam upaya pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) bekerja sama dengan Perum Bulog menyelenggarakan pasar murah subsidi di Banjarmasin Tengah, Senin (27/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok selama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

# Baca Juga :Hari Bela Negara ke-76, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Tekankan Pentingnya Jaga Kedaulatan Wilayah

# Baca Juga :Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Terima DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2025 dari Gubernur Muhidin, Segini Besarnya

# Baca Juga :Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Bagikan Rapor Kinerja Pelayanan SKPD: Memuaskan, Tapi Masih Ada PR

# Baca Juga :Titian Gusti Galuh di Surgi Mufti Tampil Mentereng, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina Apresiasi Kesabaran Warga

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengapresiasi dukungan dari Camat Banjarmasin Tengah yang telah memfasilitasi pelaksanaan pasar murah tersebut.

“Terima kasih kepada Camat Banjarmasin Tengah yang sudah membantu dalam memfasilitasi bazar dan pasar murah ini. Tujuan kita jelas, untuk pengendalian inflasi dan memastikan harga bahan pokok tetap stabil menjelang akhir tahun,” ujarnya.

Menurut Wali Kota dua periode ini permintaan barang pada akhir tahun biasanya meningkat, sehingga pasokan bahan pokok harus terjaga dengan baik.

Dalam pasar murah ini, Pemko Banjarmasin menyediakan 1.000 paket sembako bersubsidi, yang masing-masing mendapat potongan harga sebesar Rp 25 Ribu.

Adapun Paket sembako tersebut terdiri dari gula pasir kemasan 2 kg seharga Rp 34 Ribu, minyak goreng 2 liter seharga Rp 35 Ribu, dengan total harga Rp 69 Ribu, yang disubsidi menjadi hanya Rp 44 Ribu per paket.

Ibnu Sina juga menjelaskan bahwa Pemkot Banjarmasin melalui TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) terus memantau harga-harga bahan pokok di pasar, guna menghindari gejolak harga menjelang pergantian tahun.

“Kami akan terus memantau harga-harga bahan pokok di pasar-pasar, supaya tidak ada gejolak harga di akhir tahun. Ini penting agar tidak ada kelangkaan yang bisa berdampak pada perayaan-perayaan mendatang, seperti Tahun Baru, Ramadhan hingga Lebaran dan seterusnya,” tambahnya.