BATULICIN, Kalimantanlive.com –Anggota Komisi II DPRD Kalsel Firman Yusi, mengapresiasi atas capaian Bank Kalsel Cabang Batulicin yang menargetkan penyaluran kredit sebesar Rp 188 miliar atau nomor dua tertinggi setelah Kantor Cabang Utama, meskipun realisasi hanya tercapai Rp129 miliar atau sekitar 68,47% dari target.
“Meski ada kendala seperti kekurangan sumber daya manusia, kinerja Cabang Batulicin sudah cukup baik dibandingkan cabang lain. Kami berharap Bank Kalsel terus menganalisis kendala dan meningkatkan minat UMKM dalam memanfaatkan dana KUR,” ujarnya, saat melakukan kunjungan ke Bank Kalsel Cabang Batulicin, Tanah Bumbu, Jumat (27/12/2024).
BACA JUGA: Bank Kalsel Support Keikutsertaan JMSI Kalsel di Rakernas
Menjelang akhir tahun anggaran 2024, Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan monitoring terhadap serapan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola Bank Kalsel Cabang Batulicin.
Dipimpin Sekretaris Komisi II yang membidangi Ekonomi dan Keuangan, H. Jahrian, rombongan disambut Kepala Cabang Bank Kalsel Batulicin, Teguh Indra Bayu, beserta jajarannya di ruang rapat kantor cabang tersebut.
H. Jahrian menyampaikan bahwa pihaknya ingin mendorong Bank Kalsel agar tidak hanya mengandalkan pendapatan dari bunga kredit, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan. Salah satu usulan adalah Bank Kalsel membeli hasil produksi pertanian, perkebunan, dan perikanan masyarakat.
“Kami ingin Bank Kalsel mendukung program ketahanan pangan dengan menyediakan gudang di setiap daerah. Bank Kalsel bisa bekerja sama dengan masyarakat untuk menampung hasil panen seperti padi. Ini langkah strategis untuk meningkatkan peran bank dalam mendukung ekonomi lokal,” ujar politisi dari Partai NasDem Dapil 3.








