SEOUL, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah pesawat Korea Selatan, Jeju Air mendarat darurat dan meledak di bandara Muan, wilayah di barat daya Korea Selatan. Sedikitnya 177 orang, dengan dua orang masih hilang, menurut kantor kepresidenan.
Atas kejadian tragis itu, Presiden sementara Korea Selatan Choi Sang-mok pada Minggu (29/12/2024) mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari.
# Baca Juga :Viral, Video Penumpang Pesawat Jatuh di Kazakhstan Selamat dengan Bertakbir dan Bersyahadat
# Baca Juga :AJAIB! Pesawat Jatuh, 3 Anak & 1 Balita Selamat Setelah 40 Hari Hilang di Hutan Belantara Kolombia
# Baca Juga :4 Fakta Jatuhnya Pesawat TNI AU Super Tucano di Pasuruan, dari Tabrak Awan hingga 4 Perwira Gugur
# Baca Juga :Pesawat Pengebom Air Yunani Jatuh dan Meledak Usai Siramkan Air ke Titik Kebakaran Hutan, 2 Pilot Tewas
Pengumuman tersebut disampaikan saat pertemuan darurat beberapa jam setelah pesawat penumpang yang membawa 181 orang ini mendarat darurat dan meledak di bandara Muan, wilayah di barat daya Korea Selatan. Sebanyak dua anggota kru selamat dari insiden tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa dan simpati yang terdalam kepada keluarga yang ditinggalkan oleh mereka yang kehilangan nyawa dalam tragedi yang tidak terduga ini,” kata Choi.
Dia mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari, yang berlaku mulai Minggu (29/12/2024) hingga tengah malam Sabtu (4/12/2024).







