Saat besi diangkat, tali pengikat terlepas membuat posisi tubuh korban terdorong ke belakang. Sedangkan tali dipegang korban juga terlepas.
Ditambahkan Agung, pihak perusahaan sudah menyiapkan alat body harness atau alat keselamatan kerja.
“Karena faktor seseorang yang tidak anu, lupa barangkali pakainya. Entah bagaimana, tapi kelengkapan-kelengkapan itu sudah ada disiapkan,” ucap Agung kepada wartawan, Senin (30/12/2024).
Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kotabaru tidak menepis kejadian kecelakaan kerja.
Dikatakan Staf DPUPR Kotabaru, Iqbal saat ditemui di kantornya. “Kata Pak Huda selaku PPTK yang menangani pekerjaan pembangunan dermaga & tugu todak, atas informasi yang ingin pian dapat langsung ke pihak kontraktor selaku pelaku pekerjaan di sana,” terangnya melalui pesan Whatsapp.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







