MARTAPURA, Kalimantanlive.com- Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan bersama dengan Srikandi PLN Group Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, yang terdiri dari PLN UID Kalselteng, Nusa Daya, Indonesia Power UBP Asam Asam dan Icon Plus menggelar kegiatan Srikandi Sahabat Anak bersama 40 santri di Taman Pendidikan Al-Quran Al Muhajirin Kelurahan Sekumpul Martapura (19/12/2024).
Program PLN Movement-Srikandi Sahabat Anak kali ini menyasar pada pemenuhan infrastuktur bangunan dan fasilitas santri untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an Al Muhajirin. Selain itu, Srikandi PLN juga memberikan pemahaman kepada para santri mengenai cara penggunaan listrik yang aman untuk kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA: Tinjau SPKLU Bandung, Dirut PLN Pastikan Seluruh Infratruktur EV Siap Layani Masyarakat 24 Jam
Ditemui pada kesempatan terpisah, Abdul Salam Nganro selaku General Manager PLN UIP3B Kalimantan mengatakan bahwa pelaksanaan Srikandi Sahabat Anak ini merupakan salah satu wujud komitmen PLN yang sejalan dengan TJSL perseroan pilar pendidikan. Selain mendukung aspek sosial pada kerangka Environment, Social, Governance (ESG), program ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan PLN terhadap hak-hak anak.

“Srikandi Sahabat Anak ini merupakan salah satu program yang sejalan TJSL perseroan pilar pendidikan. Selain mendukung aspek social pada kerangka Environment, Social, Governance (ESG), program ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan PLN terhadap pemenuhan hak-hak anak,” kata Salam.
Rahayu Arimbi selaku Ketua Tim Gugus Tugas Srikandi PLN UIP3B Kalimantan, dalam sambutannya mengatakan dukungannya terhadap program Srikandi ini dan harapannya terhadap penyerahan bantuan program ini.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar tidak hanya bagi 60 murid dan 6 pengajar dalam peningkatan kualitas pendidikan Al-Quran dengan fasilitas yang lebih baik, namun juga untuk warga sekitar TPA juga akan merasakan manfaat dari bantuan ini,” ungkap Arimbi.







