Kapolres Ungkap Sejumlah Kasus Kejahatan Menonjol di Tabalong 2024, Pencurian Paling Banyak

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Jumlah tindak pidana di wilayah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan pada tahun 2024 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut disampaikan Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo melalui PS Kasi Humas Polres Tabalong, Iptu Joko Sutrisno.

Hal ini disampaikan Iptu Joko dalam konferensi pers akhir tahun 2024 yang digelar di Aula Tatag Trawang Tungga pada Senin (30/12/2024).

# Baca Juga :Polres Tabalong Ratusan Tindak Pidana Sepanjang 2024, Ada 11 Kasus Diselesaikan Melalui Restorative Justice

# Baca Juga :Jamin Keamanan Jelang Nataru, Polres Tabalong Laksanakan Operasi Lilin Intan 2024

# Baca Juga :Respon Cepat Aduan di Medsos, Personel Polres Tabalong Diberikan Bekal Pelatihan Komunikasi Publik

# Baca Juga :Bandar Sabu di Tabalong Diringkus Satresnarkoba Polres Tabalong, Polisi Sita 45,82 Gram Narkoba

Penurunan Kasus Kejahatan dan Jumlah Tersangka

Iptu Joko Sutrisno mengungkapkan bahwa jumlah tindak pidana tahun 2024 tercatat sebanyak 171 kasus, sedangkan di tahun 2023 tercatat 182 kasus. Hal ini menunjukkan adanya penurunan sekitar 16 persen dalam tren kejahatan di Tabalong.

Tak hanya kasus tindak pidana, jumlah tersangka juga mengalami penurunan. Pada tahun 2023, tercatat 187 tersangka, sementara di tahun 2024 jumlahnya turun menjadi 175 tersangka, yang berarti ada penurunan sebesar 7 persen. Dari 175 tersangka, 165 di antaranya adalah laki-laki dan 10 perempuan.

Kasus Kejahatan Menonjol

Beberapa jenis kejahatan yang menonjol di wilayah hukum Polres Tabalong pada tahun 2024 antara lain:

Pencurian biasa: 22 kasus
Penganiayaan: 18 kasus
Pencurian dengan pemberatan: 16 kasus
Penipuan: 16 kasus

Selain itu, ada pula kasus penggelapan sebanyak 12 kasus, perlindungan anak 12 kasus, dan kasus senjata tajam 11 kasus. Kasus illegal logging tercatat 1 kasus, illegal mining 2 kasus, dan migas 3 kasus.