BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Menjelang Haul Akbar ke-20 Guru Sekumpul, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut berperan aktif dalam pengamanan pelayanan kesehatan bagi jemaah.
Plt Kepala Dinkes Kalsel, Muhamad Muslim, menegaskan bahwa setiap tahunnya, Dinkes Kalsel selalu terlibat dalam upaya pengamanan kesehatan di sekitar lokasi acara haul.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dukung Pengembangan Padi Gogo untuk Swasembada Pangan
“Pengamanan kesehatan tahun ini mencakup pengamanan makanan untuk mencegah keracunan massal akibat makanan yang tidak layak atau tercampur racun, serta penyediaan posko-posko kesehatan dan rumah sakit lapangan,” kata Muslim di Banjarmasin, Kamis (2/1/2025).
Ia menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor antara Dinkes Kalsel dengan pemerintah kabupaten dan kota setempat, termasuk Banjar, Banjarbaru, dan Banjarmasin, untuk memastikan ketersediaan obat-obatan, tenaga medis, serta posko pelayanan yang siap siaga melayani para jemaah.
“Kerjasama yang baik antara Dinkes Kalsel dan kabupaten/kota akan memastikan pelayanan kesehatan yang optimal selama Haul Akbar. Semua fasilitas, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan, akan siap memberikan perawatan yang dibutuhkan oleh setiap jemaah,” ungkapnya.
Selain itu, Dinkes Kalsel juga fokus pada pengawasan sanitasi makanan sebagai langkah preventif. Pihak terkait akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sanitasi makanan untuk memastikan bahwa semua izin sanitasi dipenuhi dan standar kebersihan makanan terjaga dengan baik, guna menjaga kesehatan jemaah yang datang dalam jumlah besar.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian







