Pengakuan Mengejutkan! Sopir Taksi Klaim Dipukul Oknum Polisi Setelah Bongkar Kasus Penembakan di Kalteng

PALANGKA RAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Kasus penembakan tragis yang menewaskan warga Banjarmasin oleh oknum polisi di Kalimantan Tengah kembali menuai kontroversi. Sopir taksi berinisial MH, yang menjadi saksi kunci sekaligus tersangka dalam kasus ini, mengaku menerima intimidasi dan kekerasan dari oknum penyidik selama proses pemeriksaan.

Tim dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Genta Keadilan mendatangi Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalteng pada Jumat (3/1/2025) untuk meminta keadilan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan terhadap MH.

# Baca Juga :Oknum Polisi Penembak Rekannya di Sumbar Dibiarkan Bebas Borgol! Ketua Komisi III DPR RI Geram!

# Baca Juga :Oknum Polisi Polda Perkosa Wanita Ini 10 Kali, Dilakukan di Rumah Dinas hingga Didorong ke Tembok

Pengacara MH, Parlin Bayu Hutabarat, mengungkapkan bahwa kliennya mengalami pemukulan dan intimidasi selama diperiksa oleh penyidik dari Subdit Jatanras Polda Kalteng. MH bahkan menunjukkan lebam-lebam di wajahnya yang diduga akibat pukulan.

“Klien kami menyampaikan langsung kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) bahwa ia dipukuli selama pemeriksaan. Kami juga mendesak Propam agar segera menindak tegas oknum tersebut,” tegas Parlin.

Menurut Parlin, kekerasan terjadi dalam rentang waktu 10-14 Desember, sebelum MH resmi ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Desember.