Vietnam Juara ASEAN Cup 2024

Pertandingan semakin seru karena jual beli serangan terus ditunjukkan kedua tim, tetapi hingga memasuki menit ke-40 belum juga ada perubahan skor.

Memasuki menit ke-45, Thailand mencoba membangun serangan dari belakang dengan menekan Vietnam, tetapi mereka belum mampu kembali membobol gawang.

Bahkan hingga tambahan waktu tujuh menit diberikan, Thailand yang menguasai permainan belum mampu membuat gawang Vietnam kembali bergetar, sehingga belum juga ada perubahan skor.

Dengan begitu, babak pertama skor masih sama imbang 1-1.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua ini, Thailand masih menguasai permainan dengan baik karena mereka terus mengejar ketertinggalan.

Bahkan hingga memasuki menit ke-52, Thailand lebih banyak memainkan bola di pertahaan

Pada menit ke-61 sempat terjadi perdebatan karena kiper Vietnam memeluk bola setelah bola dinilai keluar, tetapi akhirnya pertandingan dilanjutkan.

Walaupun sempat ada adu mulut, tetapi Thailand melakukan serangan secara bertubi-tubi, dan akhirnya pada menit ke-64, Supachok Sarachat berhasil menyarangkan gol ke gawang Vietnam.

Gol cantik sukses disarangkan Supachok Sarachat melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, dan bola terarah tepat di atas pojok kiri mistar gawang.

Posisi itu membuat kiper Vietnam tak mampu menghadangnya, dan akhirnya gol pun bersarang ke gawang Nguyen Dinh Trieu.

Namun, setelah terjadi gol para pemain Vietnam melakukan protes keras karena menilai gol dari Supachok tidak sah karena dinilai bola tidak dalam kondisi on play.

Wasit asal Korea Selatan Ko Hyung-jin menjelaskan kepada kedua kapten dan juga masing-masing tim pelatih Vietnam dan Thailand.

Setelah menjelaskan, gol pun disahkan dan pertandingan berlanjut dengan menarik karena Thailand yang unggul 2-1 dalam laga ini harus kehilangan pemain pada menit ke-74.

Ini karena kartu kuning dua kali didapatkan Weerathep Pomphan, sehingga ia mendapat kartu merah dah diusir keluar lapangan oleh wasit pada menit ke-74.

Memasuki menit ke-82, Vietnam yang terus menekan membuat lini belakang Thailand yang main dengan 10 pemain keteteran, sehingga kesalahan justru dibuat pemain Gajah Perang.

Pansa Hemviboon yang mencoba membuang bola justru membuat si kulit bundar bersarang ke gawang, sehingga kiper Patiwat pun terkaget dan tak bisa menghalaunya.