“Jika dalam periode uji coba ini terjadi kemacetan yang berulang, kita tidak menutup kemungkinan akan mengembalikan jalan ini menjadi satu arah,” tambah Joko.
Menurutnya, kondisi jalan yang cukup sempit, adanya pedagang di sepanjang jalan, serta keberadaan tempat pembuangan sampah dapat berpotensi menghambat kelancaran lalu lintas.
Joko mengimbau agar seluruh pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Cemara Raya mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.
“Kami harap dengan adanya uji coba ini, masyarakat dapat lebih sadar dan disiplin dalam berlalu lintas, serta tidak parkir sembarangan. Tujuannya agar akses jalan dua arah ini dapat dinikmati dengan baik oleh semua pihak,” tutupnya.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor: Elpian










