Komisi X DPR RI Menantang PSSI Membuka Hasil Kerja STY Selama 5 Tahun Menukangi Timnas

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menantang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk membuka hasil kerja Shin Tae Yong (STY) selama lima tahun menukangi Timnas Indonesia.

Hal itu disampaikan Hetifah karena khawatir pemecatan STY dari posisi pelatih Timnas Indonesia dapat menimbulkan polemik berkepanjangan.

Pasalnya, selama 5 tahun melatih timnas, STY diterima oleh masyarakat luas sehingga PSSI harus menjelaskan alasan pemecatan STY dengan baik dan transparan.

# Baca Juga :Pemecatan Shin Tae-yong: Blunder Besar atau Langkah Strategis PSSI?

# Baca Juga :BREAKING NEWS Hari Ini Nasib Shin Tae-yong Ditentukan!

# Baca Juga :Rafael Struick Bangkit dari Kegagalan, Shin Tae-yong Yakin Performanya Akan Gemilang

# Baca Juga :Hasil Mengecewakan! Shin Tae-yong Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Setelah Imbang Lawan Laos di Piala AFF 2024

“Shin Tae Yong telah menjadi figur yang cukup diterima oleh masyarakat sepak bola Indonesia, sehingga pemecatannya harus dijelaskan dengan baik agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan,” jelas Hetifah dikutip Selasa (7/1/2025).

Politikus Partai Golkar ini juga khawatir pemecatan STY bakal menurunkan dukungan publik terhadap Timnas Indonesia.

Oleh karena itu, Hetifah menekankan, PSSI perlu menjelaskan keputusan pemecatan Shin Tae Yong secara transparan agar tidak berdampak pada program timnas ke depannya.

“Keputusan ini harus didasarkan pada evaluasi kinerja yang transparan, objektif, dan mempertimbangkan dampaknya terhadap program jangka panjang sepak bola Indonesia,” ujar dia.

“PSSI perlu mempublikasikan hasil evaluasi kinerja Shin Tae Yong secara terbuka kepada masyarakat,” tutur Hetifah.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengeklaim, keputusan pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia dilakukan atas berbagai pertimbangan dan evaluasi.