BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan rapat kerja gabungan dengan Komisi I, III, dan IV untuk mengevaluasi kinerja 16 Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) milik Pemerintah Provinsi Kalsel, Rabu (8/1/2025), di ruang rapat Komisi II Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk memahami perkembangan BLUD serta menggali kendala yang menyebabkan beberapa unit tidak mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah ditetapkan.
BACA JUGA: DPRD Kalsel Siap Dukung Penyesuaian Program Gubernur Terpilih 2024-2029
“Ada beberapa BLUD yang melaporkan capaian mereka, seperti RSUD Ulin dan RSUD dr. Ansari Saleh. RSUD Ulin menunjukkan kinerja yang cukup baik dengan target yang tercapai, sementara RS Ansari Saleh hanya mampu merealisasikan 88 persen dari target,” ujar politisi Golkar yang akrab disapa Paman Yani.
Ia menambahkan, tantangan utama yang dihadapi BLUD, khususnya rumah sakit, adalah keterlambatan pembayaran klaim dari BPJS Kesehatan.
Kondisi ini menyebabkan kesulitan keuangan di rumah sakit ketika pembayaran tertunda hingga tiga bulan.







