BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pengadaan tahun anggaran 2025.
Untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengadaan barang dan jasa, Salah satu agenda utama adalah penonaktifan Katalog Elektronik Versi 5 dan implementasi Katalog Elektronik Versi 6.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Apresiasi Penutupan Pendidikan Pertama Bintara TNI AD 2024
Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kalsel, Sucilianita Akbar, mengungkapkan harapannya terhadap penerapan Katalog Elektronik Versi 6 untuk mempercepat dan menyederhanakan proses pengadaan.
“Implementasi Katalog Versi 6 diharapkan dapat memangkas birokrasi dan mempercepat pengadaan barang dan jasa, sehingga pelayanan publik menjadi lebih responsif,” jelas Sucilianita di Banjarbaru, Kamis (9/1/2025).
Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi penggunaan Katalog Elektronik Versi 6 akan segera dilakukan di seluruh bidang Diskominfo Kalsel.
Dalam rapat tersebut, Markus Liling dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalsel menjelaskan proses migrasi dari Katalog Elektronik Versi 5 ke Versi 6, termasuk langkah-langkah teknis dan manfaat yang diharapkan dari sistem baru ini.










