Kesimpulan rapat diantaranya adalah inventarisasi seluruh kandang ayam di Tanah Bumbu. Hal ini bertujuan untuk menyesuaikan kapasitas produksi dengan kebutuhan daging ayam lokal.
Selain itu, DPRD Tanah Bumbu juga berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) dan Asosiasi Peternak Ayam. Asosiasi ini diharapkan menjadi payung bagi peternak dan pedagang ayam, menciptakan keuntungan yang adil bagi semua pihak.
“Kita tidak bisa membiarkan kondisi seperti ini terus terjadi. Mitra dan broker ayam selalu untung, sementara peternak kecil yang merugi. Kita akan memperjuangkan solusi yang adil dan berkeadilan,” tegas Andi.
(Kalimantanlive.com/Desy)
editor : TRI







