Kebakaran lahan di tahun 2024 juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Rahmi menyampaikan bahwa hal ini karena Kabupaten Balangan berada di kemarau basah dengan tingkat kemarau yang tidak terlalu ekstrem.
“Sehingga, kebakaran lahan di tahun 2024 jauh drastis menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya,” lanjutnya.
Rahmi menambahkan, meskipun terdapat kebakaran lahan di beberapa titik, hal tersebut hanya membakar sebagian kecil lahan dan tidak memberikan dampak besar kepada masyarakat.
Ia berharap di tahun 2025, bencana di Kabupaten Balangan dapat lebih terkendali dan tidak memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat.
(Kalimantanlive.com/Kamil)
editor : TRI










