Damkarmat akhirnya mendatangkan satu unit senapan PCP jenis mouser milik anggotanya bernama Chesa S.G. Setelah dipompa dengan tekanan angin mencapai 2000 PSI dan menggunakan peluru dengan berat 13,6 grain akhirnya anjing itu tumbang juga.
Anjing yang diduga rabies tersebut kini telah dievakuasi dari tempatnya dirantai dan penghuni rumah sudah menjadi lebih tenang.
Damkarmat Barito Utara juga mengimbau, bagi para pemelihara hewan yang berpotensi rabies agar berkoordinasi kepada pihak terkait atau dokter hewan untuk pemberian vaksin kepada hewan peliharaannya, guna menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor







